{"id":840,"date":"2016-06-29T20:42:43","date_gmt":"2016-06-29T13:42:43","guid":{"rendered":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/?p=840"},"modified":"2016-06-29T20:49:09","modified_gmt":"2016-06-29T13:49:09","slug":"pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/","title":{"rendered":"Pelatihan Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dan Non Kayu  di Hutan Desa dan Hutan Kemasyarakatan"},"content":{"rendered":"<p>Model\u00a0Masyarakat pengelola Hutan yang berada di provinsi Sumatera Selatan berdasarkan perundang-undangan PHBM yang ada meliputi<\/p>\n<ol>\n<li>Hutan Kemasyarakatan (HKm),<\/li>\n<li>Hutan Desa<\/li>\n<li>Hutan Tanaman Rakyat.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Model pengelolaan Hutan Desa, Hutan Kemasyarakatan dan Hutan Tanaman Rakyat merupakan bentuk pengakuan negara terhadap pengelolaan hutan oleh rakyat yang bertujuan agar masyarakat sekitar hutan mendapat akses mengelola dan menjaga kelestarian alam dan sekaligus memberikan kesejahteraan bagi mereka.<\/p>\n<p>Dengan model pengelolaan seperti ini \u00a0keberadaan hutan tidak hanya memiliki makna ekologis, tetapi juga sosial, budaya dan ekonomi.<\/p>\n<p>Sri Kadariah Lestari, SH dalam pemaparannya saat menyampaikan materi\u00a0peraturan hutan desa dan peraturan kelompok di <strong>Training<\/strong>\u00a0<strong>Pelatihan Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dan Non Kayu yang ada\u00a0<\/strong><strong>di Hutan Desa dan Hutan Kemasyarakatan\u00a0<\/strong>Hotel Grand Zuri lahat mengatakan &#8220;selama ini konflik yang ada antar pengelola hutan desa ada namun masih bisa di atasi namun untuk mengantisipasi perlu dibuat peraturan untuk meminimalisir konflik dan juga Perubahan status kawasan hutan oleh perusahaan tertentu harus dikawal oleh masyarakat itu sendiri sebagai pengelola hutan desa.&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_845\" aria-describedby=\"caption-attachment-845\" style=\"width: 960px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/DSCN0043.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-845\" src=\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/DSCN0043.jpg\" alt=\"Sri Kadariah saat melakukan tanya jawab degan peserta training\" width=\"960\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/DSCN0043.jpg 960w, https:\/\/hutaninstitute.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/DSCN0043-768x576.jpg 768w, https:\/\/hutaninstitute.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/DSCN0043-585x439.jpg 585w\" sizes=\"auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-845\" class=\"wp-caption-text\">Sri Kadariah saat melakukan tanya jawab degan peserta training<\/figcaption><\/figure>\n<p>Ia juga menambahkan Aturan dibuat untuk mengatur\/ melarang hal-hal yang akan melanggar sesuatu yang telah ditetapkan dan menyebabkan kerugian bagi masyarakat itu sendiri.<\/p>\n<p>Pelatihan ini sendiri bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pembuatan peraturan desa dan kelompok sebagai pendoman pengelolaan Hutan Desa dan Hutan Kemasyarakatan ungkap Koordinator Kegiatan Bejo Dewangga.<\/p>\n<p>Bejo juga mengatakan kegiatan ini diikuti oleh kelompok\u00a0masyarakat pengelola Hutan di 4 Kabupaten Yaitu, Lahat, Pagar Alam, Muara Enim dan Musi Rawas. Dari 4 Kabupaten ada 25 desa yang merupakan dampingan HaKI dan Wahana Bumi Hijau Sumatera Selatan terdiri dari Hutan Desa 12 Desa dan 12 Hutan Kemasyarakatan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Model\u00a0Masyarakat pengelola Hutan yang berada di provinsi Sumatera Selatan berdasarkan perundang-undangan PHBM yang ada meliputi Hutan Kemasyarakatan (HKm), Hutan Desa Hutan Tanaman Rakyat. Model pengelolaan Hutan Desa, Hutan Kemasyarakatan dan Hutan Tanaman Rakyat merupakan bentuk pengakuan negara terhadap pengelolaan hutan oleh rakyat yang bertujuan agar masyarakat sekitar hutan mendapat akses mengelola dan menjaga kelestarian alam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":842,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[49,85],"class_list":{"0":"post-840","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"tag-hkm","9":"tag-phbm"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pelatihan Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dan Non Kayu di Hutan Desa dan Hutan Kemasyarakatan | HaKI<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pelatihan Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dan Non Kayu di Hutan Desa dan Hutan Kemasyarakatan | HaKI\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Model\u00a0Masyarakat pengelola Hutan yang berada di provinsi Sumatera Selatan berdasarkan perundang-undangan PHBM yang ada meliputi Hutan Kemasyarakatan (HKm), Hutan Desa Hutan Tanaman Rakyat. Model pengelolaan Hutan Desa, Hutan Kemasyarakatan dan Hutan Tanaman Rakyat merupakan bentuk pengakuan negara terhadap pengelolaan hutan oleh rakyat yang bertujuan agar masyarakat sekitar hutan mendapat akses mengelola dan menjaga kelestarian alam [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"HaKI\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-06-29T13:42:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2016-06-29T13:49:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/DSCN0026.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"MIB\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"MIB\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/\"},\"author\":{\"name\":\"MIB\",\"@id\":\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/#\/schema\/person\/6ea8ad83c0708dedef300eb9feb99ea1\"},\"headline\":\"Pelatihan Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dan Non Kayu di Hutan Desa dan Hutan Kemasyarakatan\",\"datePublished\":\"2016-06-29T13:42:43+00:00\",\"dateModified\":\"2016-06-29T13:49:09+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/\"},\"wordCount\":285,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/DSCN0026.jpg\",\"keywords\":[\"HKm\",\"PHBM\"],\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/\",\"url\":\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/\",\"name\":\"Pelatihan Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dan Non Kayu di Hutan Desa dan Hutan Kemasyarakatan | HaKI\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/DSCN0026.jpg\",\"datePublished\":\"2016-06-29T13:42:43+00:00\",\"dateModified\":\"2016-06-29T13:49:09+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/#\/schema\/person\/6ea8ad83c0708dedef300eb9feb99ea1\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/DSCN0026.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/DSCN0026.jpg\",\"width\":960,\"height\":720,\"caption\":\"Bejo Dewangga koordinator kegiatan saat membuka kegiatan training di Hotel Grand Zuri Kabupaten Lahat\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pelatihan Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dan Non Kayu di Hutan Desa dan Hutan Kemasyarakatan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/\",\"name\":\"HaKI\",\"description\":\"Perkumpulan Hutan Kita Institute\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/#\/schema\/person\/6ea8ad83c0708dedef300eb9feb99ea1\",\"name\":\"MIB\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/632e0466cfa43c50ff90a5ceafe64137ccf40c50f2a083d72c969aae078b8976?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/632e0466cfa43c50ff90a5ceafe64137ccf40c50f2a083d72c969aae078b8976?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"MIB\"},\"url\":\"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/author\/mib\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pelatihan Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dan Non Kayu di Hutan Desa dan Hutan Kemasyarakatan | HaKI","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pelatihan Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dan Non Kayu di Hutan Desa dan Hutan Kemasyarakatan | HaKI","og_description":"Model\u00a0Masyarakat pengelola Hutan yang berada di provinsi Sumatera Selatan berdasarkan perundang-undangan PHBM yang ada meliputi Hutan Kemasyarakatan (HKm), Hutan Desa Hutan Tanaman Rakyat. Model pengelolaan Hutan Desa, Hutan Kemasyarakatan dan Hutan Tanaman Rakyat merupakan bentuk pengakuan negara terhadap pengelolaan hutan oleh rakyat yang bertujuan agar masyarakat sekitar hutan mendapat akses mengelola dan menjaga kelestarian alam [&hellip;]","og_url":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/","og_site_name":"HaKI","article_published_time":"2016-06-29T13:42:43+00:00","article_modified_time":"2016-06-29T13:49:09+00:00","og_image":[{"width":960,"height":720,"url":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/DSCN0026.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"MIB","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"MIB","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/"},"author":{"name":"MIB","@id":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/#\/schema\/person\/6ea8ad83c0708dedef300eb9feb99ea1"},"headline":"Pelatihan Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dan Non Kayu di Hutan Desa dan Hutan Kemasyarakatan","datePublished":"2016-06-29T13:42:43+00:00","dateModified":"2016-06-29T13:49:09+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/"},"wordCount":285,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/DSCN0026.jpg","keywords":["HKm","PHBM"],"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/","url":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/","name":"Pelatihan Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dan Non Kayu di Hutan Desa dan Hutan Kemasyarakatan | HaKI","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/DSCN0026.jpg","datePublished":"2016-06-29T13:42:43+00:00","dateModified":"2016-06-29T13:49:09+00:00","author":{"@id":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/#\/schema\/person\/6ea8ad83c0708dedef300eb9feb99ea1"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/#primaryimage","url":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/DSCN0026.jpg","contentUrl":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/DSCN0026.jpg","width":960,"height":720,"caption":"Bejo Dewangga koordinator kegiatan saat membuka kegiatan training di Hotel Grand Zuri Kabupaten Lahat"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/pelatihan-pemanfaatan-hasil-hutan-kayu-dan-non-kayu-di-hutan-desa-dan-hutan-kemasyarakatan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pelatihan Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dan Non Kayu di Hutan Desa dan Hutan Kemasyarakatan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/#website","url":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/","name":"HaKI","description":"Perkumpulan Hutan Kita Institute","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/#\/schema\/person\/6ea8ad83c0708dedef300eb9feb99ea1","name":"MIB","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/632e0466cfa43c50ff90a5ceafe64137ccf40c50f2a083d72c969aae078b8976?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/632e0466cfa43c50ff90a5ceafe64137ccf40c50f2a083d72c969aae078b8976?s=96&d=mm&r=g","caption":"MIB"},"url":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/author\/mib\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/840","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=840"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/840\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/842"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=840"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=840"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hutaninstitute.or.id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=840"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}